Sinergi Polsek Palupuh dan Pesantren, Santri Diajak Bertani Dukung Ketahanan Pangan

News, Ekonomi405 Dilihat

Bukittinggi, RANAHNEWS – Polsek Palupuh, Polres Bukittinggi, bekerja sama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Alfalah Palupuh dalam upaya mendukung Swasembada Pangan Nasional, salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Melalui kegiatan penanaman jagung, santri pesantren diajak untuk memahami pentingnya pertanian dalam menciptakan ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Palupuh, IPTU Afrizal, SH, MH, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan guna mendukung kemandirian pangan.

“Kami ingin memberikan edukasi kepada para santri tentang pentingnya swasembada pangan. Selain itu, program ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan pesantren agar lebih produktif serta menanamkan semangat kemandirian,” ujar IPTU Afrizal, baru-baru ini.

Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Palupuh, santri, serta tenaga pengajar dalam proses penanaman jagung. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari petani setempat mengenai teknik bercocok tanam yang baik.

Pimpinan Ponpes Darul Ulum Alfalah, Aiptu (Purn) Defri Aziz, mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi ketahanan pangan, tetapi juga mengajarkan nilai kemandirian dan gotong royong kepada santri.

“Kami berharap para santri lebih memahami peran pertanian dalam kehidupan. Dengan dukungan Polsek Palupuh, kami optimis program ini bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang,” ungkap Defri Aziz.

Program Swasembada Pangan Nasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk ikut serta dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.

“Sinergi antara kepolisian dan pesantren ini bukan hanya sekadar program pertanian, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Kami berharap program serupa dapat diterapkan di berbagai wilayah lain,” tutup IPTU Afrizal.

Dengan adanya kegiatan ini, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga wadah bagi santri untuk belajar bertani, membangun jiwa mandiri, dan memahami pentingnya ketahanan pangan nasional. (rn/*/pzv)

Komentar