Pemko Pariaman Lanjutkan Pemulihan Pascabencana di Tiga Lokasi Terdampak

News105 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Pemerintah Kota Pariaman mengerahkan aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir dan longsor. Upaya ini dipimpin langsung Wali Kota Pariaman, Yota Balad, sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.

Yota Balad menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong pada Rabu (3/12/2025) dilakukan di Dusun Rimbo Sitapuang, Desa Rambai, Kecamatan Pariaman Selatan. Setelah itu, ia meninjau lokasi longsor di Dusun Baruh Kubu, Desa Cubadak Air, Kecamatan Pariaman Utara.

“Besok Kamis kita juga lakukan gotong royong di rumah warga yang terdampak di Dusun Sampan, Desa Punggung Lading, Kecamatan Pariaman Selatan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa Pemko Pariaman berkomitmen memperbaiki dan membersihkan rumah-rumah warga terdampak banjir, termasuk jalan yang tertutup material longsor. Pembersihan telah dilakukan menggunakan eskavator.

“Kita tinggal pembersihan, dan di beberapa titik longsor memang butuh pembenahan. Sudah kita lakukan dengan mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak serta memberikan bantuan sementara berupa makanan dan kasur darurat,” tutur Yota Balad.

Ia menambahkan, kerusakan infrastruktur seperti jalan yang rusak tidak dapat digunakan sementara waktu. Pemko Pariaman telah mengajukan permohonan rehabilitasi dan rekonstruksi kepada BNPB pusat.

“Kita sudah menyampaikan kepada BNPB pusat. Mudah-mudahan bisa direhabilitasi karena kondisi Kota Pariaman membutuhkan dana pusat untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak,” katanya.

Yota Balad mengungkapkan bahwa banjir dan longsor menyebabkan kerugian sekitar Rp131 miliar. Data tersebut dihimpun oleh Dinas PUPR Pertanahan Kota Pariaman bersama BNPB pusat. Warga terdampak tercatat sekitar 5.000 jiwa.

Pemko Pariaman juga memperpanjang status tanggap darurat selama satu minggu guna mendukung tahap pemulihan.

“Kita berharap dana rehabilitasi dan rekonstruksi dari BNPB pusat segera cair bulan ini sehingga perbaikan infrastruktur bisa dipercepat,” harapnya. (rn/*/pzv)

Komentar