Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Langkah konkret dilakukan Bupati Solok, Jon Firman Pandu, dalam merespons keluhan masyarakat terkait kondisi Pasar Bukit Sileh yang kerap menimbulkan gangguan lalu lintas. Dengan menyusuri langsung area pasar pada Jumat (11/7/2025), ia menunjukkan komitmennya terhadap penataan kawasan ekonomi rakyat sekaligus peningkatan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Didampingi Sekretaris Daerah Medison, pejabat teknis, camat, serta wali nagari, Bupati menyapa pedagang dan berdialog dengan warga. Ia menyoroti kondisi pasar yang tidak tertata, dengan banyak lapak yang menjorok ke badan jalan dan menghambat arus kendaraan.
“Kita melihat sendiri bahwa kondisi pasar saat ini tidak tertata dengan baik. Banyak lapak pedagang yang memakan badan jalan, sehingga mengganggu pengguna jalan umum dan membahayakan keselamatan,” ujar Jon Firman Pandu.
Bupati menegaskan bahwa revitalisasi bukan berarti menggusur, melainkan menata agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum. “Revitalisasi ini bukan untuk menggusur, tapi untuk menata. Kita ingin pedagang tetap bisa berjualan dengan aman dan nyaman, sementara jalan umum tidak lagi terganggu,” tambahnya.
Rencana revitalisasi mencakup pembangunan lapak permanen yang lebih tertib, penyediaan drainase, serta pengaturan zona parkir dan pejalan kaki. Pemerintah daerah juga akan melibatkan pedagang dalam proses perencanaan, guna memastikan hasilnya sesuai kebutuhan dan partisipatif.
Masyarakat dan pedagang menyambut baik rencana ini dengan harapan pasar menjadi lebih bersih, nyaman, dan mampu meningkatkan daya saing ekonomi lokal. Kunjungan lapangan ini menegaskan prinsip pemerintahan yang berpihak kepada rakyat, dengan mendengar langsung suara masyarakat dan segera mengambil langkah perbaikan. (E_J)











Komentar