Padang, RANAHNEWS – Dorongan terhadap inovasi pertanian modern kembali menguat di Sumatera Barat. Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, menghadiri penanaman perdana budidaya melon premium hidroponik di Lumin’s Farm, kawasan Kampus STAI Ar Risalah. Kehadiran pusat budidaya ini diyakini menjadi langkah maju dalam menjawab tantangan keterbatasan lahan sekaligus peluang pemberdayaan generasi muda.
Nevi menyampaikan apresiasinya kepada Badan Wakaf Ar Risalah dan seluruh pihak yang telah membangun pusat budidaya tersebut. Menurutnya, inovasi melon hidroponik tidak hanya berpotensi menghadirkan nilai ekonomi tinggi, tetapi juga memberi manfaat besar dalam peningkatan literasi pertanian modern di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar.
“Pertanian hidroponik adalah jawaban atas keterbatasan lahan dan tantangan pangan di masa depan. Saya sangat mendukung agar Lumin’s Farm menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat. Dengan teknologi ini, kita bisa menghasilkan produk premium dengan efisiensi tinggi,” ujar Nevi.
Ia menegaskan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam pembangunan, terutama di Sumatera Barat yang dikenal sebagai daerah agraris. Namun, tantangan berupa keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan meningkatnya kebutuhan pangan tidak dapat diatasi tanpa inovasi.
“Kita ingin anak-anak muda kita menjadi petani modern. Bukan hanya bertani secara tradisional, tetapi juga menguasai teknologi dan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Program budidaya melon premium hidroponik ini diharapkan menjadi model usaha tani modern yang bisa direplikasi di daerah lain. Selain meningkatkan nilai tambah produk pertanian, program tersebut juga diharapkan membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Nevi menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar inovasi pertanian semacam ini bisa terus berkembang.
“Insya Allah, dengan sinergi yang baik, Lumin’s Farm akan menjadi pionir pertanian hidroponik di Sumatera Barat, membawa manfaat tidak hanya bagi kampus dan masyarakat sekitar, tetapi juga bagi perekonomian daerah,” ungkapnya. (rn/*/pzv)












Komentar