Firdaus: PKDP Harus Satukan Peran Urang Piaman di Berbagai Bidang

News87 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Sumatera Barat, Firdaus, menegaskan pentingnya memperkuat peran urang Piaman di berbagai bidang melalui soliditas organisasi. Penegasan itu disampaikannya saat kegiatan buka puasa bersama yang digelar DPW PKDP Sumbar di Rumah Makan Cik Elok, Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi antar pengurus dan tokoh masyarakat Pariaman di perantauan. Acara berlangsung khidmat dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri sejumlah tokoh Pariaman, pengurus organisasi, serta mahasiswa.

Firdaus mengatakan, kegiatan buka puasa bersama tidak sekadar menjadi agenda rutin Ramadan, tetapi juga momentum untuk memperkuat soliditas organisasi.

“Buka bersama ini bagian dari konsolidasi antar pengurus sekaligus silaturahmi dengan tokoh-tokoh Pariaman. PKDP harus menjadi wadah yang menyatukan dan memperkuat peran urang Piaman di berbagai bidang,” ujar Firdaus.

Menurutnya, PKDP tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul masyarakat Pariaman di perantauan, tetapi juga harus menjadi kekuatan sosial yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi ruang bagi masyarakat Pariaman untuk terus berkiprah di berbagai sektor, baik di pemerintahan, pendidikan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.

Dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Sumatera Barat, Prof. Duski Samad, menyampaikan pentingnya pengelolaan organisasi paguyuban secara baik agar tetap solid dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola sebuah paguyuban.

Pertama, memelihara rasa kebersamaan. “Paguyuban harus menjaga kekompakan, rasa kebersamaan, serta kemampuan mengelola emosi agar tetap solid,” katanya.

Kedua, mengelola kehidupan sosial. Ia menilai paguyuban merupakan bentuk investasi sosial yang mempertemukan berbagai latar belakang. Meski memiliki pandangan yang beragam, semua anggota tetap harus memiliki tujuan yang sama.

Ketiga, menjaga nilai spiritual. Ia mengingatkan bahwa Pariaman dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam di Sumatera Barat yang memiliki kekayaan nilai religius.

“Piaman dikenal sebagai nagari yang kaya secara spiritual. Nilai-nilai itu harus terus dijaga dan menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat serta perwakilan Ikatan Mahasiswa Piaman Raya. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan eratnya hubungan antara tokoh daerah, perantau, dan generasi muda dalam menjaga kebersamaan masyarakat Pariaman. (rn/*/pzv)

Komentar