Bupati Solok Letakkan Batu Pertama Gerai Koperasi Desa

Ekonomi81 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Pemerintah Kabupaten Solok memulai pembangunan Kantor Gerai dan Kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari pelaksanaan program strategis nasional. Dimulainya pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu, di Kompleks Kantor Camat Lembah Gumanti, Senin (29/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten II Setda Kabupaten Solok Jefrizal, Anggota DPRD Kabupaten Solok Hafni Hafiz, para kepala organisasi perangkat daerah, camat se-Kabupaten Solok, unsur Forkopimcam, wali nagari, PMO dan BA se-Kabupaten Solok, serta para Ketua Koperasi Desa Merah Putih se-Kabupaten Solok.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Solok, Radiatul Hayat, menjelaskan bahwa peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda resmi dimulainya pembangunan fasilitas pendukung KDMP di daerah.

“Kegiatan ini bertujuan menandai secara resmi pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari program strategis nasional, sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendukung pelaksanaannya,” ujarnya.

Radiatul Hayat menyampaikan, dari total 74 Koperasi Desa Merah Putih yang direncanakan di Kabupaten Solok, hingga saat ini sebanyak 54 lokasi lahan telah terkonfirmasi dan siap mendukung percepatan pembangunan.

Bupati Solok Jon Firman Pandu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terwujudnya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Solok.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Kita bersama-sama berupaya menciptakan kondisi yang lebih baik serta mewujudkan salah satu program strategis nasional, yakni Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa program KDMP merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mengintensifkan realisasi KDMP di Kabupaten Solok meskipun masih dihadapkan pada berbagai tantangan akibat bencana yang terjadi.

Jon Firman Pandu menilai keberadaan KDMP memiliki manfaat strategis, antara lain menekan laju inflasi, meningkatkan nilai tukar petani dan nelayan, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memperkecil ruang gerak perantara dan rentenir yang merugikan masyarakat.

“Saat ini kami menerima laporan bahwa sudah ada tiga KDMP yang bergerak aktif. Kami berharap KDMP lainnya dapat segera menyusul agar berkontribusi nyata dalam percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Solok,” tutupnya. (E_J)

Komentar