Kabupaten Solok, RANAHNEWS — Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya menghadapi tantangan era digital dengan meluncurkan program literasi digital di dunia pendidikan dan kepemudaan. Program ini disiapkan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) sebagai tindak lanjut arahan Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati H. Candra yang mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi.
Kepala Disdikpora Kabupaten Solok, Elafki, S.Pd, MM, menyebut literasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak bagi guru, siswa, dan generasi muda. Pemahaman teknologi, menurutnya, harus diarahkan pada hal-hal produktif agar memberi manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
“Literasi digital adalah kebutuhan mendesak. Tidak hanya bagi guru, tetapi juga bagi siswa dan generasi muda agar bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk hal-hal positif,” ujarnya, Jumat (3/10), di ruang kerjanya.
Elafki menekankan bahwa pemanfaatan teknologi mampu mendorong kreativitas guru serta menjadikan proses belajar mengajar lebih interaktif. Dengan cara ini, siswa tidak hanya sebagai penerima materi, melainkan juga terlibat aktif dalam pembelajaran.
Program literasi digital ini juga diarahkan untuk membekali pemuda menghadapi era media sosial. Melalui pendekatan bijak dan produktif, generasi muda diharapkan mampu menggunakan platform digital sebagai sarana pengembangan diri dan peluang.
Dalam waktu dekat, Disdikpora Solok akan menggelar pelatihan literasi digital bagi guru PAUD dan PKBM serta kegiatan pembekalan kepemudaan di tiga lokasi berbeda. Program ini merujuk pada regulasi nasional, di antaranya Permendikbud Nomor 99 Tahun 2013 tentang Tata Kelola TIK dan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.
“Ini langkah awal. Ke depan, target kami menjangkau seluruh sekolah, pemuda, dan olahraga di bawah naungan Disdikpora Kabupaten Solok,” jelas Elafki yang baru dipercaya memimpin instansi tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa data literasi digital kerap menjadi bagian dari survei nasional, termasuk Indeks Literasi Digital Indonesia yang disusun Kementerian Komunikasi dan Digital bersama BPS. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengukur sekaligus mendorong percepatan kemajuan digital di daerah.
Dengan program strategis ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap dapat mencetak generasi unggul, berdaya saing, serta sejalan dengan visi daerah untuk membangun pendidikan yang maju dan berkarakter. (E_J)
















Komentar