Padang, RANAHNEWS.com — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Padang Tahun 2027 di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Selasa (31/3/2026), dengan menyoroti tantangan berat pengelolaan keuangan daerah, terutama kewajiban menekan belanja pegawai hingga maksimal 30 persen.
Forum Musrenbang tersebut menjadi wadah strategis untuk menyusun arah kebijakan pembangunan Kota Padang, dengan melibatkan perangkat daerah, DPRD, dan unsur masyarakat.
Maigus Nasir menyebutkan, tahun 2027 diperkirakan menjadi periode penuh tantangan, khususnya jika efisiensi anggaran tidak mengalami perubahan signifikan serta adanya kewajiban regulasi terkait batas belanja pegawai.
“Kita memang menyadari bahwa 2027 adalah tahun yang penuh tantangan. Pertama apabila efisiensi tidak berubah. Yang kedua berat karena ada tuntutan undang-undang, belanja pegawai di November 2027 tidak boleh lagi melebihi dari 30 persen,” ujar Maigus.
Ia menjelaskan, saat ini belanja pegawai Kota Padang masih berada di kisaran 47 persen, sehingga membutuhkan langkah besar dan terukur untuk menyesuaikan dengan ketentuan tersebut.
“Tantangan lain juga datang dari dampak bencana yang baru saja terjadi, dengan kebutuhan anggaran penanganan yang mencapai angka signifikan, sehingga semakin membebani struktur APBD Kota Padang ke depan,” imbuhnya.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat dan provinsi guna memperoleh dukungan anggaran.
“Oleh sebab itu tentu langkah yang akan kita lakukan adalah bagaimana hari ini meyakinkan pemerintah pusat, kemudian pemerintah provinsi untuk bisa memberikan support, memberikan dukungan terhadap kondisi ini. Karena untuk menggeser dari 47 persen ke 30 persen itu tidak gampang, dan efek risiko sosialnya juga cukup besar,” lanjutnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, serta semangat gotong royong dalam menghadapi keterbatasan fiskal daerah.
“Kita berharap dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh elemen masyarakat, dapat memberikan kontribusi dalam upaya efisiensi belanja serta peningkatan produktivitas dan pendapatan daerah,” pungkas Maigus. (rn/*/pzv)










Komentar