Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memprioritaskan keluarga rentan, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2, dalam program bantuan permakanan bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Program yang dilaksanakan secara bertahap ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi ibu dan anak sekaligus mencegah stunting sejak dini.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan permakanan tahap VI kepada ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Pulau Punjung dan Kecamatan Koto Besar, Minggu (25/10/2026).
Di Kecamatan Pulau Punjung, bantuan diberikan kepada 81 penerima manfaat, terdiri atas 37 ibu hamil dan 44 ibu menyusui. Sementara itu, di Kecamatan Koto Besar terdapat 37 penerima manfaat, meliputi 19 ibu hamil dan 18 ibu menyusui. Dengan demikian, penyaluran di kedua kecamatan tersebut menjangkau 118 penerima manfaat.
Annisa menjelaskan, penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga dalam kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan yang digunakan pemerintah.
Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah. Cakupan bantuan akan diperluas apabila kondisi keuangan daerah semakin membaik.
Menurut Annisa, program bantuan permakanan dilaksanakan selama masa kehamilan hingga enam bulan masa menyusui. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu ibu memenuhi kebutuhan gizi selama periode penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Justru sejak masa kehamilan, pemenuhan gizi ibu sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin,” ujarnya.
Ia menegaskan, pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bukan hanya setelah anak lahir atau memasuki usia balita. Upaya tersebut perlu didukung asupan nutrisi yang cukup, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta pendampingan kesehatan ibu dan anak.
Annisa juga menekankan pentingnya kolaborasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan kader Dasawisma untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Selain penyaluran bantuan, edukasi mengenai pemenuhan gizi, pemeriksaan kehamilan, serta kesehatan ibu dan anak perlu terus diperkuat.
Program bantuan permakanan tersebut merupakan realisasi janji kampanye pasangan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni.
Secara keseluruhan, penyaluran bantuan permakanan di seluruh kecamatan sejak program diluncurkan pada Mei hingga Oktober 2026 telah mencapai 1.469 penerima. Jumlah tersebut terdiri atas 141 penerima pada Mei, 230 pada Juni, 251 pada Juli, 264 pada Agustus, 283 pada September, dan 300 pada Oktober.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap program ini terus memberikan manfaat bagi ibu hamil dan ibu menyusui yang membutuhkan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak serta mewujudkan Dharmasraya Sejahtera Merata.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya Hj. Yosta Defina, Plt. Kepala Dinas Sosial P3APPKB dr. Helmi Muslim, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Pulau Punjung Erik Harja, serta Camat Koto Besar. (akn)













Komentar