Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kawasan terdampak banjir bandang atau galodo di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok, Arosuka, Jumat (25/9/2026). Dalam peninjauan tersebut, Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama pimpinan DPRD menyampaikan kondisi bencana dan penanganan yang telah dilakukan di lapangan.
Gibran tiba di kawasan terdampak sekitar pukul 10.15 WIB. Ia didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Bupati Solok Jon Firman Pandu, serta sejumlah pejabat daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir dan Wakil Ketua DPRD Armen Plani turut mendampingi Wapres meninjau sejumlah titik terdampak. Keduanya bersama Bupati Solok menyampaikan kondisi terkini kawasan perkantoran serta dampak bencana yang dialami masyarakat.
Dalam kesempatan itu, disampaikan pula kronologi kejadian serta langkah penanganan yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama Forkopimda, BPBD, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat.
Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka pada Senin malam, 21 September 2026. Material berupa lumpur, batu, dan kayu menerjang Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok serta permukiman masyarakat di sekitarnya.
Pemerintah Kabupaten Solok kemudian menetapkan status tanggap bencana untuk mempercepat evakuasi, pembersihan material, pendataan dampak, dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Ivoni Munir diketahui turut berada di lapangan sejak awal bencana. Bersama Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, ia memantau kondisi, proses pencarian, penanganan masyarakat terdampak, hingga pembersihan kawasan perkantoran.
Kehadiran pimpinan DPRD dalam kunjungan Wapres menjadi bagian dari penyampaian kondisi lapangan kepada pemerintah pusat, khususnya terkait dampak bencana dan kebutuhan penanganan di Kabupaten Solok.
Saat peninjauan, kawasan perkantoran masih dipenuhi material lumpur, batu, dan kayu akibat terjangan galodo. Wapres juga meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik terdampak untuk melihat langsung kondisi serta memastikan langkah pemulihan dapat dilakukan.
Pemerintah pusat melalui kunjungan tersebut turut memastikan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana berjalan dengan memperhatikan keselamatan serta kebutuhan masyarakat terdampak.
Bagi pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Solok, peninjauan tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan kondisi nyata pascagalodo, termasuk dampak terhadap fasilitas pemerintahan dan masyarakat.
Penanganan selanjutnya diarahkan pada pemulihan masyarakat dan kawasan terdampak, termasuk perbaikan akses serta fasilitas publik yang mengalami kerusakan. (E_J)













Komentar