Padang Panjang, RANAHNEWS.com — Meningkatnya intensitas kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak terhadap kualitas udara di Kota Padang Panjang.
Kondisi tersebut mendapat perhatian jajaran Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat. Sebagai langkah antisipasi sekaligus upaya melindungi kesehatan masyarakat,
Kelurahan Pasar Usang bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kelurahan membagikan masker kepada warga, terutama anak-anak dan lanjut usia (lansia) yang termasuk kelompok rentan terhadap dampak polusi udara.
Masker yang dibagikan merupakan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Panjang sebanyak 50 kotak. Dengan jumlah sekitar 20 masker dalam setiap kotak, total masker yang tersedia mencapai 1.000 masker.
Lurah Pasar Usang, Dodi Afriandi, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kelurahan bersama KSB terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya paparan kabut asap.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara kurang baik, terutama anak-anak dan lansia yang lebih rentan,” ujar Dodi.

Berdasarkan imbauan Pemerintah Kota Padang Panjang yang tercantum dalam poster edukasi, kualitas udara di Kota Padang Panjang saat ini berada pada rentang 67–93 AQI/ISPU, dengan status sedang hingga kurang sehat.
Karena itu, masyarakat sangat dianjurkan menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah, khususnya saat berada di jalan atau berkendara.
Selain penggunaan masker, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas fisik berat di luar rumah apabila tidak mendesak, memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, serta memantau perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi dari instansi terkait.
Dodi juga mengingatkan agar masyarakat lebih memberikan perhatian kepada kelompok sensitif, seperti anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki gangguan saluran pernapasan.
“Kalau tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya aktivitas di luar rumah dikurangi. Yang paling penting mari kita bersama-sama menjaga kesehatan, khususnya anak-anak dan lansia,” katanya.
Menurutnya, langkah antisipasi tersebut sejalan dengan instruksi Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis terkait pentingnya perlindungan kesehatan masyarakat selama kondisi kualitas udara terdampak kabut asap.
Kelurahan Pasar Usang bersama KSB berharap masyarakat tidak menganggap sepele kondisi kabut asap. Kewaspadaan dan langkah pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama gangguan pada saluran pernapasan.
Masyarakat juga diharapkan mengikuti perkembangan informasi kualitas udara dari sumber resmi pemerintah dan segera mengurangi aktivitas luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.
“Mari kita jaga kesehatan bersama dan lindungi kelompok yang rentan. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan kurangi kegiatan di luar jika tidak diperlukan,” pungkas Dodi. (Lala)











Komentar