Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Solok menyiapkan bantuan Bedah Rumah Layak Huni bagi penderita Tuberkulosis (TBC) kategori Desil 1 sampai 4 sebagai bagian percepatan pengentasan TBC di daerah itu.
Program tersebut diluncurkan bersamaan dengan kegiatan Bedah Rumah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Walinagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Senin (25/5/2026).
Kegiatan dihadiri Bupati Solok, Jon Firman Pandu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Zulhendri, Kepala DPRKPP Retni Humaira, Camat Lembah Gumanti Andi Sofiani, Forkopimcam, Kepala Puskesmas Sungai Nanam dan Alahan Panjang, Walinagari Sungai Nanam Delfi, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Zulhendri, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Kabupaten Solok bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perumahan Rakyat dalam mendukung percepatan pengentasan TBC di Kabupaten Solok.
Ia menjelaskan upaya penanganan TBC juga dilakukan melalui inovasi PENDEKAR BESTI atau Pencarian Deteksi Investigasi Kontak TBC dan Obati dengan menurunkan dokter spesialis paru dan dokter spesialis anak pada 19 puskesmas untuk melakukan deteksi dan pemeriksaan investigasi kontak TBC.
Selain peluncuran program bedah rumah, kegiatan juga dirangkai dengan layanan cek kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tumbuh kembang anak, pencegahan stunting, pemeriksaan kesehatan mental remaja, pemeriksaan usia produktif, hingga layanan kesehatan lansia.
Dalam kegiatan tersebut disebutkan target penemuan penderita TBC positif di Kabupaten Solok pada 2026 mencapai 1.177 jiwa. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 162 penderita positif TBC telah ditemukan.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mengatakan pemerintah daerah terus mendukung program prioritas pemerintah pusat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.
“Pengentasan TBC merupakan program Bapak Presiden, untuk itu pengentasan TBC di Kabupaten Solok harus kita dorong semaksimal mungkin,” ujar Jon Firman Pandu.
Ia juga meminta seluruh unsur pemerintahan nagari, kader kesehatan, dan masyarakat terlibat aktif dalam deteksi dini penderita TBC.
“Kita minta kepada seluruh pihak sampai ke tingkat bawah dan kader untuk mendeteksi secara dini masyarakat kita, sehingga pengentasan TBC di Kabupaten Solok bisa kita selesaikan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Solok secara resmi melaunching Program Bedah Rumah dan Cek Kesehatan Gratis serta menyerahkan bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni secara simbolis kepada penerima manfaat dengan nilai Rp20 juta per unit rumah.
Usai kegiatan, Bupati bersama rombongan meninjau pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dipusatkan di depan Kantor Walinagari Sungai Nanam. (rn/*/pzv)













Komentar