Padang, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kota Padang menargetkan 37.648 pekerja rentan terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan dalam lima tahun ke depan sebagai upaya memperluas perlindungan sosial tenaga kerja di daerah.
Target tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menerima kunjungan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Afrialdi di kediamannya, Senin (27/4/2026).
Fadly Amran menegaskan program BPJS Ketenagakerjaan menjadi bagian dari Program Unggulan Padang Melayani yang berfokus pada peningkatan akses layanan publik, khususnya jaminan sosial bagi masyarakat.
“Kita terus mendorong agar pekerja rentan dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap dukungan BPJS agar target ini bisa tercapai, karena program ini sudah berjalan lebih satu tahun,” ujarnya.
Ia berharap perluasan kepesertaan mampu memberikan perlindungan bagi pekerja sekaligus berkontribusi menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Padang.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Afrialdi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam memperluas cakupan kepesertaan melalui berbagai kebijakan.
“Saat ini, sekitar 10 ribu pekerja informal di Kota Padang telah mendapatkan perlindungan melalui pembiayaan dari Pemerintah Kota Padang. Ini merupakan langkah nyata dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peningkatan kepesertaan akan dioptimalkan melalui keterlibatan dunia usaha lewat program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kami akan mengundang perusahaan kategori platinum dan gold untuk berkontribusi. Setiap perusahaan diharapkan dapat melindungi minimal 100 hingga 200 pekerja rentan melalui CSR, sehingga target Pemko Padang dapat tercapai,” jelas Afrialdi.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Feri Erviyan Rinaldy, Kabag Perekonomian dan SDA Indra Noveri, serta Kabag PBJ Malvi Hendri. (rn/*/pzv)

















Komentar