Zigo Rolanda Perjuangkan Pembangunan Jalan Lingkar Utara Solok

Padang, RANAHNEWS.com — Anggaran sekitar Rp49 miliar dialokasikan untuk pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Solok, Sumatera Barat, melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), setelah melalui proses pembahasan dan koordinasi panjang dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait.

Kepastian anggaran tersebut disampaikan anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, saat meninjau lokasi pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Solok dalam rangka reses perorangan Masa Sidang I Tahun Sidang 2026–2027, Kamis (22/10/2026).

Peninjauan itu turut dihadiri anggota DPRD Sumatera Barat Yogi Pratama, Ketua DPRD Kota Solok, serta perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS), dan Balai Cipta Karya.

Zigo mengatakan, pembangunan jalan tersebut telah diperjuangkan melalui sejumlah tahapan pembahasan. Pada 2025, usulan pembangunan belum masuk prioritas karena belum memenuhi kriteria penanganan tematik yang menjadi pertimbangan dalam penganggaran.

Meski demikian, ia bersama pemerintah daerah terus mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat hingga rencana pembangunan tersebut memperoleh alokasi dana.

“Anggaran yang disiapkan sekitar Rp49 miliar. Ini merupakan hasil perjuangan bersama melalui berbagai tahapan pembahasan dan koordinasi,” kata Zigo saat meninjau lokasi.

Ia menjelaskan, pembahasan anggaran memasuki tahap finalisasi pada akhir Agustus di Pontianak, Kalimantan. Selanjutnya, usulan tersebut melalui evaluasi kementerian terkait sebelum difinalisasi di Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurut Zigo, rencana awal pembangunan mencakup dua jalur dengan kebutuhan anggaran hampir Rp100 miliar. Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan harus disesuaikan agar tetap dapat direalisasikan.

“Yang paling penting saat ini, jalan tersebut bisa ditembus dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Zigo berharap pembangunan Jalan Lingkar Utara menjadi langkah awal untuk meningkatkan konektivitas wilayah Kota Solok. Ia juga akan mengupayakan peningkatan status jalan tersebut menjadi jalan nasional agar pengembangan infrastruktur dapat berlanjut sesuai kewenangan pemerintah pusat.

Ia meminta Pemerintah Kota Solok, DPRD, tokoh masyarakat, dan warga mendukung pelaksanaan pembangunan agar pekerjaan berjalan lancar dan anggaran yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan.

“Kita harus memastikan bahwa kesempatan yang sudah diperoleh Kota Solok ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPJN Sumatera Barat, Andi, menyampaikan bahwa proses kontrak pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir November atau awal Desember. Pekerjaan diharapkan selesai sekitar Agustus dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Andi juga meminta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat selama proses pembangunan, terutama terkait aktivitas kendaraan berat yang keluar masuk lokasi pekerjaan.

Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, menyambut baik kelanjutan pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, Jalan Lingkar Utara telah lama dinantikan masyarakat karena dapat mendukung aksesibilitas antarwilayah.

Ia menjelaskan, masyarakat yang melintasi kawasan Laing Talua menuju Laing Pasir masih harus memutar untuk mencapai tujuan. Karena itu, ia berharap pembangunan jalan segera dilaksanakan dan diselesaikan sesuai target.

Suryadi turut mengajak masyarakat mendukung kelancaran pekerjaan. Ia mengatakan pemerintah daerah telah menjalankan tugas sesuai kapasitasnya, termasuk dalam proses pembebasan lahan.

Pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Solok diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan meningkatkan konektivitas wilayah. Dukungan seluruh pihak diperlukan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat. (rn/*/pzv)

Komentar