Yota Balad Buka Lomba Kreativitas PAUD, Wujudkan Anak Pariaman Cerdas dan Berakhlak

Pendidikan270 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS — Pemerintah Kota Pariaman memperkuat komitmen terhadap pendidikan anak usia dini melalui pelaksanaan Lomba Kreativitas PAUD Tingkat Kota Pariaman 2025. Untuk pertama kalinya di masa kepemimpinan Wali Kota Yota Balad, kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman dengan mengusung tema “Dengan Lomba Kreativitas PAUD Kita Warnai Tumbuh Kembang Anak dengan Ilmu dan Akhlak yang Baik.”

Lomba yang dibuka langsung oleh Wali Kota Yota Balad itu diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai satuan PAUD se-Kota Pariaman. Lima kategori lomba digelar, yakni mewarnai, solo song, tahfiz, bercerita, dan senam Anak Indonesia Hebat, yang seluruhnya dirancang untuk menumbuhkan kreativitas serta kepercayaan diri anak sejak dini.

Dalam sambutannya, Yota Balad menekankan bahwa kegiatan ini menjadi ruang awal bagi anak-anak PAUD untuk mengenali potensi diri dan menyalurkan bakat secara positif. Ia menilai lomba ini merupakan langkah nyata dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia.

“Kita harus menghargai setiap karya anak-anak karena itu adalah ekspresi unik dari diri mereka. Sejak dini mereka perlu dibimbing untuk mengasah keterampilan agar tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan berkarakter,” ujar Yota Balad.

Yota juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, termasuk membatasi penggunaan gawai. Ia menilai paparan handphone (HP) berlebihan dapat mengganggu fokus belajar dan perkembangan karakter anak.

“Saya mengimbau agar orang tua melarang penggunaan HP di lingkungan sekolah maupun di rumah, karena hal itu bisa berdampak pada prestasi akademik dan karakter mereka,” tegasnya.

Senada dengan itu, Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Yosnelli Balad, menuturkan bahwa paparan layar digital berlebihan pada anak usia dini dapat mengganggu perkembangan otak mereka. Ia menilai kegiatan seperti lomba kreativitas ini jauh lebih bermanfaat untuk menstimulasi pertumbuhan yang sehat dan menyenangkan.

“Ini momen istimewa untuk merayakan proses tumbuh kembang anak melalui kegiatan yang kreatif dan penuh cinta. Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama membangun generasi masa depan,” ujar Yosnelli.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini bukan hanya melatih keterampilan motorik halus anak, tetapi juga menumbuhkan imajinasi, kepercayaan diri, dan ekspresi diri yang menjadi dasar pembentukan karakter.

Sementara itu, Hertati Taher selaku panitia pelaksana menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan memberi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi sekaligus memperkuat hubungan antara peserta didik, guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini. Menurutnya, suasana belajar yang menyenangkan dan inklusif akan menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan berdaya.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini diselenggarakan secara serentak di tiga lokasi, yakni GOR Rajo Bujang, kantor Dinas Pendidikan, dan TK Pembina Kota Pariaman pada Senin (4/11/2025). (rn/*/pzv)

Komentar