Wawako Pariaman: Program 100 Hari Harus Berjalan Sesuai Target

News, Politik367 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, bergerak cepat memimpin rapat awal penajaman visi dan misi dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pariaman 2025-2030. Rapat ini berlangsung di ruang rapat wali kota, Balai Kota Pariaman, Sabtu (22/2/2025).

Mulyadi menegaskan bahwa program-program yang dijanjikan saat kampanye, yang terangkum dalam Dasa Cita Yota Balad-Mulyadi, akan menjadi prioritas dalam penyusunan RPJMD. “Kami yakin program yang kami usulkan realistis dan dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Kota Pariaman tiga periode ini juga menyoroti pentingnya sinkronisasi program dari tingkat pusat hingga daerah. Ia menyatakan bahwa program yang diusungnya bersama Wali Kota Yota Balad telah diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, sehingga dapat lebih mudah direalisasikan sesuai dengan kemampuan APBD Kota Pariaman.

Lebih lanjut, Mulyadi menegaskan bahwa rapat awal ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan program kerja agar selaras dengan program di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Kami berharap ada pendataan yang terstruktur agar program yang dijalankan tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, terutama dalam program 100 hari pertama,” tambahnya.

Mulyadi juga memahami kondisi keuangan Kota Pariaman yang terdampak efisiensi anggaran dari pusat. Namun, ia optimistis bahwa hal ini tidak akan menghambat jalannya pemerintahan serta pencapaian visi dan misi yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

Rapat ini dimoderatori oleh Staf Ahli Wali Kota Pariaman Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Hertati Taher, serta dihadiri oleh Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Adrial dan jajaran, beberapa kepala OPD, serta perwakilan Bappeda Kota Pariaman sebagai tim perumus RPJMD.

Pada kesempatan ini, Tim perumus visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman, yakni Yofan Syarif, Priyaldi, dan Febrian Mirdani, memaparkan konsep Dasa Cita. Mereka juga didampingi secara virtual oleh Tim SmartID Universitas Brawijaya, Bentarro Trisyahputra dan Fahmi Prayoga, guna memastikan bahwa visi-misi kepala daerah selaras dengan RPJMD yang lebih berkualitas. (rn/*/pzv)

Komentar