UNP Kirim 69 Mahasiswa KKN Tematik Siaga Tsunami ke Kota Pariaman

Pendidikan383 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Sebanyak 69 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) resmi diterjunkan ke sejumlah desa pesisir di Kota Pariaman dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik bertema “Tsunami Ready Community”. Serah terima dilakukan langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UNP, Dr. Yasdinul Huda, kepada Pemerintah Kota Pariaman yang diwakili Wakil Wali Kota, Mulyadi, dalam acara yang berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman, Kamis (10/7/2025).

Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNP dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang dalam memilih Kota Pariaman sebagai lokasi KKN tematik. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi geografis daerah yang rawan terhadap ancaman gempa dan tsunami.

“Kami sangat berterima kasih kepada UNP dan BMKG yang telah menjadikan Pariaman sebagai lokasi program. Ini bentuk sinergi nyata antara perguruan tinggi, lembaga teknis, dan pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana,” ujar Mulyadi.

Ia berharap, kehadiran mahasiswa KKN mampu menjadi agen perubahan yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap ancaman bencana serta menanamkan budaya siaga sejak dini.

“Mahasiswa harus mampu menyampaikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya persiapan menghadapi gempa dan tsunami, agar nantinya masyarakat tidak hanya siap secara mental tetapi juga secara sistem,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. Yasdinul Huda menjelaskan, pendekatan yang digunakan mahasiswa KKN akan bersifat partisipatif dan edukatif, dikombinasikan dengan teknologi dari BMKG serta kearifan lokal. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, tidak hanya sebagai penerima informasi tetapi juga sebagai pelaku utama dalam sistem peringatan dini dan evakuasi mandiri.

“Semangat kami adalah membentuk komunitas yang benar-benar tangguh dan siap menghadapi bencana. Inilah esensi dari Tsunami Ready Community,” ucap Yasdinul.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Suaidi Ahadi, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kegiatan KKN Tematik ini diharapkan dapat membantu desa-desa di Pariaman menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana) dan memenuhi kriteria pengakuan internasional dari UNESCO.

“Kami berharap keberadaan mahasiswa ini bisa mendorong desa-desa pesisir untuk diakui sebagai Destana oleh UNESCO, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakatnya,” ungkap Suaidi.

Para mahasiswa KKN akan melaksanakan pengabdian selama satu bulan di enam lokasi pesisir Kota Pariaman, yakni Desa Naras I, Desa Padang Biriak-Biriak, Kelurahan Karan Aur, Desa Pasir Sunur, Desa Marunggi, dan Desa Taluak. Turut hadir dalam acara pelepasan, Asisten II Sekdako Pariaman Elvis Chandra, Plt Kalaksa BPBD, kepala OPD, camat, lurah, dan tokoh masyarakat setempat. (rn/*/pzv)

Komentar