Jakarta, RANAHNEWS.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menetapkan KONI Sumatera Barat sebagai role model penerapan Program 1 Data Atlet Nasional dalam upaya percepatan digitalisasi data keolahragaan nasional yang didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Penetapan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KONI Pusat dan KONI Sumatera Barat sebagai bagian dari integrasi sistem pendataan atlet secara nasional.
Program 1 Data Atlet Nasional merupakan inisiatif KONI Sumatera Barat yang dirancang untuk merekam dan mengintegrasikan data atlet secara komprehensif, meliputi profil atlet, rekam latihan, prestasi, serta riwayat kompetisi yang pernah diikuti.
Sebagai tindak lanjut, KONI Pusat membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Digitalisasi Nasional, dengan Sumatera Barat dipercaya mengisi posisi Wakil Ketua Pokja. Hingga saat ini, KONI Sumatera Barat menjadi satu-satunya KONI provinsi yang memiliki Wakil Ketua Umum khusus bidang digitalisasi.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Digitalisasi KONI Sumatera Barat, Dolla Indra, bersama Kepala Bidang IT dan Pengolahan Data KONI Pusat. Kegiatan tersebut disaksikan Sekretaris Jenderal KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, Kepala Bidang IT KONI Pusat Iwan Kurniawan, Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus, Sekretaris Umum KONI Sumatera Barat Anandya Dipo Pratama, Kepala Bidang Kerja Sama Antar Lembaga KONI Sumatera Barat Ami, serta staf Ketua Umum KONI Sumatera Barat Riko.
Wakil Ketua Umum Digitalisasi KONI Sumatera Barat, Dolla Indra, yang juga tergabung dalam Pokja Percepatan Digitalisasi Nasional KONI Pusat, menyampaikan bahwa penunjukan Sumatera Barat sebagai role model merupakan pengakuan atas kesiapan sistem dan komitmen daerah dalam membangun tata kelola olahraga berbasis data.
“Program 1 Data Atlet Nasional ini bukan hanya soal database, tetapi membangun ekosistem pembinaan atlet yang terukur, transparan, dan berkelanjutan. Data latihan, prestasi, hingga riwayat kompetisi akan menjadi dasar pengambilan kebijakan olahraga ke depan,” ujar Dolla Indra.
Ia menambahkan, melalui MoU tersebut, penerapan digitalisasi olahraga diharapkan dapat segera direplikasi ke provinsi lain dengan Sumatera Barat sebagai percontohan nasional. (rn/*/pzv)










Komentar