Evi Yandri Ajak Warga Ramaikan Masjid dan Jauhi Narkoba

Parlemen24 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Bantuan pembangunan sebesar Rp50 juta disalurkan untuk Masjid Mardhatillah, Jalan Raya Rimbo Tarok, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dalam rangkaian Safari Ramadhan 1457 Hijriah, Minggu (22/2/2026). Kegiatan tersebut juga diisi ajakan menjauhi narkoba, kepedulian terhadap warga dengan gangguan mental, serta upaya meramaikan masjid melalui keterlibatan generasi muda.

Safari Ramadhan itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan Ramadhan telah memasuki hari ke-5 malam dan sebagian telah memasuki hari ke-6.

Ia mengapresiasi Masjid Mardhatillah karena masih ramai diikuti anak-anak dan remaja. Namun, ia mengaku khawatir jika masjid-masjid ke depan menjadi sepi jemaah.

“Saya sangat khawatir beberapa tahun ke depan, masjid sepi jemaah sehingga tinggal imam dan garin saja,” ujarnya.

Menurutnya, diperlukan upaya agar anak-anak dan remaja betah datang ke masjid, salah satunya dengan menyediakan fasilitas pendukung.

“Kini anak-anak selalu pegang hp sehingga diharapkan ada wifi di masjid,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, ia membagikan mukenah, tas sekolah, dan sembako kepada anak-anak serta warga yang dapat menjawab pertanyaan yang diajukan.

“Siapa anak-anak yang hadir masuk masjid dan bisa jawab pertanyaan saya, akan dapat hadiah ada tas, mukenah dan sembako,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat menjauhi narkoba dan merangkul pengguna agar segera diobati. Tim Safari Ramadhan turut menghadirkan tiga orang mantan pemakai narkoba dan mantan ODGJ untuk berbagi pengalaman.

Ketua Tim Safari Ramadhan yang juga Ketua Yayasan Pelita Jaya Insani (YPJI), Syafrizal, mengingatkan warga agar segera melaporkan jika ada masyarakat yang mengalami gangguan mental serta tidak meninggalkan anggota keluarga dalam kondisi apa pun.

“Jangan biarkan anak-anak ataupun kemanakan kito dalam kondisi gangguan jiwa dan juga terjerumus narkoba, karena akan semakin membahayakan mereka,” ujarnya. (rn/*/pzv)

Komentar