Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi dengan Siswa dan Guru Cegah Balap Liar

News, Pendidikan390 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Polda Sumatera Barat (Sumbar) terus berinovasi dalam upaya menekan angka kenakalan remaja dengan melibatkan pelajar secara langsung. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, mendorong para peserta program Siswa Sahabat Kapolda untuk menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan gerakan Zero Tawuran dan Balap Liar di lingkungan sekolah mereka.

“Kami ingin siswa menjadi agen perubahan di lingkungan mereka. Dengan menyebarkan pesan anti-tawuran dan balap liar, kita bisa ciptakan sekolah yang lebih aman dan kondusif,” tegas Kombes Dwi Sulistyawan saat kegiatan di lantai empat Mapolda Sumbar, Senin (10/2/2025).

Dalam sesi pembekalan, para siswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang bahaya tawuran dan balap liar dari berbagai perspektif, termasuk dampak hukum, sosial, dan keselamatan. Mereka diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman untuk menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan bebas dari konflik.

“Langkah preventif ini penting untuk menekan angka kenakalan remaja yang kerap terjadi di kalangan pelajar,” lanjutnya.

Program ini bertujuan untuk menjadikan siswa tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai pelaku perubahan yang mampu mempengaruhi teman-temannya untuk menjauhi perilaku negatif.

Kabid Humas Polda Sumbar menegaskan bahwa program ini tidak akan berhenti pada satu kegiatan saja. Pihaknya berencana memperluas kolaborasi dengan guru, orang tua, dan komunitas pelajar guna memperkuat gerakan ini di berbagai sekolah di Sumatera Barat.

“Kami berharap Zero Tawuran dan Balap Liar bisa menjadi budaya positif di kalangan siswa, sehingga mereka lebih fokus pada pendidikan dan pengembangan diri,” tambahnya.

Kombes Dwi juga menyampaikan bahwa keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat luas, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan generasi muda yang sehat dan produktif.

Dengan adanya program ini, diharapkan siswa Sumbar tidak hanya terhindar dari bahaya tawuran dan balap liar, tetapi juga mampu membangun karakter yang positif dan produktif.

“Masa depan Sumatera Barat ada di tangan generasi muda. Jika mereka bisa menjauhi hal-hal negatif seperti tawuran dan balap liar, maka mereka akan memiliki peluang lebih besar untuk sukses di masa depan,” pungkas Kombes Dwi. (rn/*/pzv)

Komentar