Latihan Gabungan Kogabwilhan I Tingkatkan Kesiapan Bencana di Padang

News31 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kota Padang diperkuat melalui Manajemen Latihan Komando Operasi (MANTAP LKO) Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) yang digelar di Komplek Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (18/4/2026).

Latihan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, Palang Merah Indonesia, BMKG, Dinas Kesehatan, serta berbagai instansi terkait lainnya sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan menilai latihan tersebut sebagai langkah strategis meningkatkan kesiapan daerah.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Palang Merah Indonesia, BMKG, Dinas Kesehatan, serta seluruh unsur terkait lainnya. Latihan ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi potensi bencana,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya latihan berkelanjutan seiring perkembangan teknologi dan dinamika kebencanaan yang terus berubah.

“Kita tentu selalu berdoa agar Kota Padang dan Sumatera Barat dijauhkan dari bencana. Namun demikian, kita tidak boleh lengah. Potensi kebencanaan tetap ada dan harus kita hadapi dengan kesiapan serta profesionalisme,” tambahnya.

Fadly Amran juga mendorong agar latihan serupa dilakukan secara rutin guna memastikan kesiapan optimal serta memperkuat sinergi antarinstansi.

“Dengan latihan yang rutin, koordinasi akan semakin solid dan kita benar-benar siap ketika menghadapi situasi darurat,” jelasnya didampingi Kalaksa BPBD Hendri Zulviton.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Korem 032/Wirabraja, Kolonel Inf. Yusuf Tanjung, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari latihan Kogabwilhan I yang dilaksanakan serentak di beberapa wilayah.

“Latihan ini melibatkan sekitar 500 personel gabungan dengan dukungan peralatan darat dan laut. Adapun skenario latihan mencakup evakuasi di laut, penyelamatan di ketinggian seperti pohon dan billboard, penanganan korban pada bangunan runtuh, serta prosedur penanganan medis darurat,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar