Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — Penguatan ibadah Ramadan, ketertiban nagari, dan persiapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) 2026 menjadi pesan utama dalam kunjungan Tim Safari Ramadan (TSR) II Kabupaten Solok ke Masjid Raya Surian, Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pemerintah daerah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
TSR II dipimpin Wakil Bupati Solok H. Candra. Dalam arahannya, ia menyampaikan Pilwana serentak 2026 akan digelar di 23 nagari, serta empat nagari melalui mekanisme pemilihan antar waktu. Ia mengajak masyarakat menjaga suasana kondusif agar proses demokrasi di tingkat nagari berjalan aman dan tertib.
Ia juga menyampaikan tausyiah tentang empat golongan yang dirindukan surga, yakni gemar membaca Al-Qur’an dan menargetkan khatam selama Ramadan, menjaga lisan, memberi makan orang lapar, serta berpuasa dengan iman dan ikhlas.
Selain itu, Wakil Bupati memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Solok. Di antaranya Pesantren Ramadan jenjang SMP dan SMA dengan target tidak ada lagi anak dan keluarga meninggalkan salat, pengurusan BPJS Kesehatan gratis sejak dini karena aktivasi membutuhkan waktu 14 hari, program penanaman kopi seluas 2.000 hektare yang didukung bantuan bibit dan biaya tanam, serta pelaksanaan program nasional Sekolah Rakyat.
Pengurus Masjid Raya Surian, Ustaz Zulkifli, menyampaikan masjid tersebut menjadi lokasi Pesantren Ramadan Tahun Ajaran 2025–2026 tingkat SMA. Ia juga menjelaskan masjid tengah dalam proses rehabilitasi untuk meningkatkan kenyamanan jamaah.
Penjabat Wali Nagari Surian, Muhammad Ali, mengajak masyarakat menjaga keamanan lingkungan, khususnya dalam membina anak dan remaja. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dan tokoh masyarakat dalam menegur perilaku menyimpang seperti balap liar dan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Ia juga menyampaikan tahapan awal Pilwana serentak 2026 direncanakan dimulai pada April 2026.
Kegiatan Safari Ramadan di Masjid Raya Surian berlangsung khidmat dan mendapat sambutan masyarakat. Melalui agenda ini, Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmen menghadirkan pembangunan yang seimbang antara penguatan spiritual, ketertiban sosial, dan kesejahteraan warga. (E_J)













Komentar