Yota Balad Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Kota Pariaman 2026–2031

News3 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Wali Kota Pariaman Yota Balad dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Pariaman masa bakti 2026–2031 di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (1/9/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI Prof. Andi Muhammad Syakir dan digelar serentak bersama DPC HKTI dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Provinsi Sumatera Barat berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPN HKTI Nomor: Kep-142/160/DPC/DPN-HKTI/7/2026.

Dalam arahannya, Prof. Andi Muhammad Syakir meminta pengurus HKTI yang baru dikukuhkan hadir langsung di tengah petani, mendengarkan persoalan mereka, serta memberikan solusi konkret.

“HKTI hadir bukan hanya sebagai struktur organisasi di atas kertas, melainkan harus menjadi rumah besar yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh para petani. Pengurus yang baru dikukuhkan harus hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan petani, dan memberikan solusi konkret,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen para kepala daerah yang siap memimpin HKTI di wilayah masing-masing.

“Kepemimpinan Wali Kota Pariaman sebagai Ketua HKTI menjadi modal sangat berharga. Dengan kepemimpinan yang kuat, komunikasi yang kompak, serta pemanfaatan teknologi digital, kami optimis HKTI Kota Pariaman mampu menjadi motor penggerak kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani di Sumatera Barat,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum HKTI Sonny Soerojo Junior turut menekankan pentingnya adaptasi pengurus HKTI di daerah terhadap perkembangan era digital.

Ia mendorong DPC HKTI Kota Pariaman aktif mempublikasikan program, inovasi pertanian, dan kegiatan petani melalui kanal media sosial resmi, seperti Facebook, Instagram, YouTube, hingga TikTok.

Menurutnya, pemanfaatan kanal digital diperlukan agar komunikasi antara pengurus, petani, dan publik dapat terjalin secara berkelanjutan.

Usai pengukuhan, Yota Balad menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas amanah yang dipercayakan kepadanya untuk memimpin HKTI Kota Pariaman selama lima tahun ke depan.

“Amanah sebagai Ketua HKTI Kota Pariaman ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi merupakan tanggung jawab moral dan kerja nyata untuk membela serta mengayomi para petani kita. Sektor pertanian dan perikanan merupakan penopang ketahanan pangan serta roda ekonomi penting di Kota Pariaman,” ujarnya.

Susunan Pengurus Harian DPC HKTI Kota Pariaman periode 2026–2031 antara lain Yota Balad sebagai Ketua, Fitraneli sebagai Sekretaris, dan Faidel Indra sebagai Bendahara.

Yota menegaskan Pemko Pariaman bersama HKTI siap berkolaborasi menghadirkan program strategis yang menyentuh kebutuhan petani di lapangan.

“Ke depan, HKTI Kota Pariaman akan memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan akademisi. Kita ingin memastikan kemudahan akses pupuk, modernisasi alat dan teknologi pertanian, peningkatan kualitas SDM petani, hingga kepastian pasar bagi hasil tani dan perikanan masyarakat Pariaman,” tambahnya.

Turut hadir pada pengukuhan dan Musda HKTI tersebut Wakil Ketua Umum HKTI Sonny Soerojo Junior, jajaran DPN dan DPD HKTI Sumbar, para kepala daerah, kepala dinas pertanian se-Sumbar, tokoh dan pakar pertanian, serta perwakilan organisasi pemuda dan wanita tani. (rn/*/pzv)

Komentar