PWI Buka Seminar Adinegoro dan Workshop Jurnalistik di Untirta

News67 Dilihat

Serang, RANAHNEWS.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengawali rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan menggelar Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro dan Workshop Fotografi Jurnalistik di Ruang Multimedia Gedung Rektorat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Zaenal Mutaqin, Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, Dekan FISIP Untirta Leo Agustino, serta dosen, wartawan, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banten.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan bahwa seminar Adinegoro dan workshop fotografi jurnalistik memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai jurnalisme di tengah disrupsi teknologi yang semakin kompleks.

“Seminar Adinegoro bukan sekadar mengenang tokoh pers nasional, tetapi juga merawat nilai dan sejarah perjuangan pers. Tantangan jurnalisme kian kompleks, sehingga generasi muda perlu dibekali pemahaman, integritas, dan keterampilan agar pers tetap relevan dan bermartabat,” ujarnya.

Ia menambahkan, workshop fotografi jurnalistik diharapkan mampu mengasah kepekaan visual serta kemampuan praktis peserta dalam menyampaikan pesan jurnalistik yang kuat dan bertanggung jawab.

Rektor Untirta Prof. Fatah Sulaiman mengapresiasi kepercayaan PWI yang memilih Untirta sebagai lokasi pelaksanaan rangkaian HPN 2026. Menurutnya, kolaborasi antara dunia akademik dan pers memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Untirta mendukung pers yang profesional, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan,” katanya.

Ia menekankan bahwa nilai keteladanan Adinegoro perlu dijadikan kompas moral bagi insan pers dan generasi muda dalam menjalankan peran jurnalistik.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Banten Zaenal Mutaqin menyatakan dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap penyelenggaraan HPN 2026. Ia menilai pers merupakan pilar demokrasi sekaligus mitra kritis pemerintah.

“Nilai Adinegoro mengajarkan keberanian, kecerdasan, dan nasionalisme. Pers diharapkan menyampaikan realitas secara jujur dan bertanggung jawab sebagai umpan balik konstruktif bagi kebijakan publik,” ujarnya.

Seminar dan workshop tersebut menjadi ruang pembelajaran dan refleksi bagi insan pers, akademisi, dan mahasiswa dalam memperkuat peran jurnalisme di era digital.

Provinsi Banten tercatat sebagai tuan rumah HPN 2026 yang akan berlangsung pada 6–9 Februari 2026 dengan dukungan berbagai mitra nasional dari sektor perbankan, industri, energi, media, dan jasa. (rn/*/pzv)

Komentar