Pemko Padang Panjang Luncurkan Program Tilawah Tahfiz dan Tartil

Padang Panjang, RANAHNEWS.com — Sebanyak 206 anak mendaftar Program Tilawah, Tahfiz, dan Tartil (Titah) Wali Kota Padang Panjang yang diluncurkan di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Sabtu (10/10/2026). Program unggulan Pemerintah Kota Padang Panjang ini diarahkan untuk memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus menyiapkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Peluncuran program dilakukan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, didampingi Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara kemampuan, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat.

Irman Gusman mengapresiasi langkah Pemko Padang Panjang dalam menghadirkan pembinaan tilawah, tahfiz, dan tartil. Ia menilai program tersebut penting untuk menjaga tradisi keagamaan sekaligus mempersiapkan masa depan generasi muda.

“Kita harus kembalikan kejayaan Kota Serambi Mekkah ini dengan melahirkan anak-anak yang kuat agamanya dan menghafal Al-Qur’an. Mudah-mudahan dengan momentum hari ini bisa membuat anak-anak kita lebih berkualitas masa depannya,” ujarnya.

Irman juga menyatakan dukungan terhadap keberlangsungan Program Titah Wali Kota, baik secara moril maupun materiel. Ia berharap program tersebut berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi anak-anak serta masyarakat.

“Saya luncurkan Titah Wali Kota ini. Semoga kegiatan yang sangat bermanfaat ini berjalan dengan baik dan sukses serta mendapatkan keberkahan dari Allah,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Hendri Arnis menjelaskan bahwa Program Titah Wali Kota menerapkan pola pembinaan berbasis kelurahan. Pendekatan ini bertujuan mendekatkan layanan pembinaan keagamaan kepada masyarakat sekaligus mengidentifikasi potensi anak-anak dalam bidang tilawah, tahfiz, dan tartil.

Menurut Hendri, pembinaan akan diarahkan secara terukur dan berkelanjutan agar kemampuan peserta berkembang sesuai bidang masing-masing. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Kota Padang Panjang menghadapi ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

“Ini juga memiliki tujuan strategis dengan menyiapkan generasi penerus yang mampu menjadi kader terbaik Kota Padang Panjang dalam MTQ, dan menjadi generasi Qur’ani yang membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Berdasarkan hasil seleksi, peserta yang dinyatakan lulus terdiri atas 45 orang pada cabang tartil, 40 orang cabang tahfiz, tujuh orang cabang tilawah kanak-kanak, serta 27 orang pada golongan tilawah anak-anak dan remaja.

Peserta terpilih diharapkan mengikuti pembinaan secara konsisten untuk meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an sesuai bidang masing-masing.

Pemko Padang Panjang menargetkan program ini tidak hanya melahirkan peserta berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan memperkuat karakter anak dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaannya turut membuka ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, keluarga, pembina keagamaan, dan masyarakat. Dukungan orang tua dinilai penting untuk menjaga motivasi anak agar disiplin mengikuti pembinaan dan membiasakan diri mempelajari Al-Qur’an.

Program Titah Wali Kota merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang sejalan dengan penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan.

Peluncuran program tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Doni Hendra, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), orang tua peserta, serta undangan lainnya. (Lala)

Komentar