Idham Fadhli Menang Telak dalam Konferensi VII PWI Pariaman

News76 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Pariaman menetapkan Idham Fadhli sebagai Ketua PWI masa bakti 2026–2029 setelah meraih suara terbanyak dalam pemilihan yang digelar Sabtu (24/1/2026). Idham memperoleh lebih dari 50 persen suara sah dari total anggota yang memiliki hak pilih.

Sekretaris Panitia Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Pariaman, Aris Prima Gunawan, menjelaskan bahwa Idham Fadhli mengantongi 10 suara, disusul Ikhlas Darma Murya dengan 4 suara dan Ahmad Damanhuri sebanyak 2 suara.

“Dari 17 anggota yang ditetapkan memiliki hak pilih, terdapat 1 orang anggota yang memutuskan untuk abstain atau tidak mencoblos surat suara,” ungkap Aris.

Ia menambahkan, setelah penetapan ketua terpilih, tahapan selanjutnya adalah pembentukan Tim Formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan PWI Padang Pariaman/Pariaman periode 2026–2029.

“Tim Formatur sudah dibentuk. Semoga mereka bisa bekerja cepat dalam penyusunan pengurus yang sejalan dengan visi-misi ketua terpilih,” ujar Aris yang juga tergabung dalam Tim Formatur.

Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman terpilih, Idham Fadhli, menyatakan komitmennya untuk membawa organisasi kewartawanan tersebut ke arah yang lebih baik melalui kerja bersama seluruh anggota.

“Kita tentu ingin bersama-sama membangun PWI Padang Pariaman/Pariaman ke arah yang lebih baik,” kata Idham.

Idham yang akrab disapa Fadil berharap dukungan seluruh anggota agar program dan rencana kerja kepengurusan ke depan dapat berjalan sesuai harapan, termasuk pembenahan kelembagaan.

“Soal kantor, itu memang menjadi aspirasi yang sudah sangat kita pikirkan. Saya yakin senior dan rekan-rekan memiliki keinginan yang sama dengan saya. Kita benahi semua bersama-sama,” ujarnya.

Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navie, berpesan agar visi dan misi ketua terpilih dapat direalisasikan secara konsisten, termasuk dalam upaya penguatan kelembagaan PWI di Padang Pariaman/Pariaman.

“Kita juga mendorong agar PWI Padang Pariaman/Pariaman ke depannya terus melahirkan wartawan yang profesional lewat pembinaan keanggotaan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman, Yalviendri, dalam pembukaan Konferensi VII, menyampaikan apresiasi terhadap tema konferensi bertajuk Langkah Baru Membangun Wartawan Profesional yang Beradab dan Bermartabat.

“Tema Konferensi ini sangat dalam menurut saya. Dan teman-teman wartawan anggota PWI semuanya sudah kompeten. Insya Allah, teman-teman pasti bisa menjaga teguh makna dalam tema Konferensi ini,” ujar Yalviendri.

Ia menekankan bahwa profesionalisme wartawan tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga sikap dan etika, termasuk menjaga independensi, menghormati hak narasumber, serta menghindari penyebaran hoaks dan fitnah.

“Independensi dan integritas profesi itu wajib dijaga agar produk jurnalistik tidak berubah menjadi alat propaganda atau provokasi,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar