DPC GMNI Bukittinggi Deklarasikan Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional

News428 Dilihat

Bukittinggi, RANAHNEWS – DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bukittinggi resmi menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Kongres GMNI XXII. Keputusan ini didukung penuh oleh kader dan alumni GMNI di Sumatera Barat sebagai langkah menyatukan kembali organisasi yang sempat terpecah pasca Kongres XXI di Ambon pada 2019.

Ketua DPC GMNI Bukittinggi, Fikri Lafendra, menegaskan bahwa momentum kongres kali ini harus menjadi titik balik persatuan GMNI di seluruh Indonesia.

“Karena ujung dari perpecahan adalah persatuan, maka mari wujudkan persatuan itu. Tidak baik pula rasanya merawat perpecahan ini. Mau sampai kapan kita membiarkan dualisme ini terus terjadi?” ujar Fikri, baru-baru ini.

Fikri menambahkan, Bukittinggi bukan sekadar lokasi kongres, tetapi juga simbol perjuangan dan persatuan. Sebagai kota yang memiliki nilai historis tinggi, Bukittinggi diharapkan menjadi titik awal rekonsiliasi dalam tubuh GMNI.

“Bukittinggi adalah kota sejarah sekaligus kota perjuangan. Mari kita mulai persatuan ini dari Bukittinggi untuk Indonesia,” katanya.

Dukungan penuh juga datang dari Ketua DPD Persatuan Alumni (PA) GMNI Sumatera Barat, Yogi Yolanda. Menurutnya, Bukittinggi memiliki latar belakang sejarah yang kuat dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Bukittinggi pernah menjadi Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di bawah kepemimpinan Syafruddin Prawiranegara pada 1948-1949. Kota ini juga melahirkan banyak tokoh nasional, termasuk Bung Hatta, salah satu pendiri bangsa,” jelas Yogi.

Yogi menegaskan, Kongres GMNI XXII di Bukittinggi harus menjadi momentum untuk menyatukan kembali GMNI dan memperkuat perjuangan organisasi dalam membela kaum marhaen.

“DPD PA GMNI Sumbar mendukung penuh terselenggaranya Kongres GMNI di Bukittinggi. Ini harus menjadi momen bersejarah untuk memperkuat GMNI sebagai organisasi progresif yang tetap konsisten dalam memperjuangkan hak-hak rakyat kecil,” pungkasnya.

Dengan latar belakang sejarah yang kuat serta semangat persatuan, Bukittinggi siap menjadi panggung utama rekonsiliasi GMNI dan menciptakan kembali semangat perjuangan yang sejalan dengan nilai-nilai Bung Karno. (rn/*/pzv)

Komentar