Panen Raya Padi Toboh Palabah Perkuat Ketahanan Pangan Pariaman

Ekonomi42 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Panen raya padi dengan produktivitas 5–7 ton per hektare digelar di Desa Toboh Palabah, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Jumat (17/4/2026), sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa yang dikelola BUMDes Sejahtera Mandiri.

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Pariaman, Yota Balad, yang menilai sektor tanaman pangan, khususnya padi, menjadi strategi kunci dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto menuju swasembada pangan.

“Hari ini kita melakukan panen raya padi yang produksinya 5–7 ton per hektare. Ini tentu sangat berguna menjaga ketahanan pangan di Kota Pariaman. Kita mendorong desa lain di Kota Pariaman bisa membuat kegiatan yang bisa menghasilkan, tetapi kami berharap selain padi juga ada ternak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Anggota DPR RI atas berfungsinya kembali irigasi Anai II yang telah mengaliri sawah petani.

“Irigasi Anai II sangat membantu petani untuk mengaliri sawahnya. Mudah-mudahan aliran irigasi Anai II selalu mengalir. Irigasi Anai II aktif kembali bulan Januari, setelah tiga bulan sawah di Desa Toboh Palabah sudah panen. Alhamdulillah dua hari yang lalu kita juga sudah mengusulkan proposal kepada Mentan dan langsung direspons oleh bapak Mentan, Andi Amran Sulaiman, bantuan pompa dan insyaallah kita juga dibantu empat buah drone untuk Kota Pariaman,” katanya.

Ia menjelaskan, penggunaan drone akan membantu penyemprotan pestisida, herbisida, dan pupuk cair secara presisi, termasuk pada area yang sulit dijangkau, sekaligus mengurangi kontak langsung petani dengan bahan kimia.

“Drone ini berfungsi untuk menyemprotkan pestisida, herbisida, atau pupuk cair secara presisi dan merata, bahkan pada area yang sulit dijangkau. Ini mengurangi kontak langsung petani dengan bahan kimia berbahaya. Anak-anak milenial besok ini kalau bertani, memupuk dan memberi racun hama hanya cukup pakai drone karena tidak harus turun ke sawah,” tutupnya.

Ketua BUMDes Sejahtera Mandiri Desa Toboh Palabah, Ardianto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pariaman dan pihak terkait atas dukungan terhadap kebutuhan petani, terutama ketersediaan air irigasi.

“Dengan irigasi Anai II yang sudah dialiri ini, kita sudah bisa menanam padi yang sudah satu tahun terkendala air,” ungkapnya.

Ia menambahkan, lahan padi yang dipanen seluas sekitar 2 hektare dengan hasil produksi mencapai 10–14 ton jenis padi sokan. Ke depan, BUMDes juga berencana mengembangkan komoditas lain.

“Lahan padi yang dipanen memiliki luas sekitar 2 hektare dengan hasil produksi mencapai 10–14 ton dengan jenis padi sokan. Untuk saat ini, BUMDes Sejahtera Mandiri yang berjalan baru tanaman padi dan insyaallah nantinya juga ditambah tanaman jagung,” tambahnya. (rn/*/pzv)

Komentar