Padang, RANAHNEWS.com — Mars Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat untuk pertama kalinya diperdengarkan ke ruang publik melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Padang, Jumat (23/1/2026). Lagu resmi Porprov Sumbar itu mengawali program Padang Menyapa dalam dialog bertema Menyatukan Langkah Menuju Porprov XIV Sumbar 2026, sebagai penanda menguatnya kesiapan dan semangat menuju perhelatan olahraga tingkat provinsi tersebut.
Dialog yang digelar secara daring melalui Zoom dan dipandu presenter Rani Zuwe itu menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi Porprov XIV Sumbar 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni–Juli 2026, sekaligus mempertegas bangkitnya kembali geliat olahraga daerah setelah delapan tahun vakum.
Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menyampaikan bahwa tema dialog sejalan dengan semangat Porprov sebagai momentum kebangkitan olahraga Sumbar. Ia menilai Porprov XIV merupakan harapan besar insan olahraga setelah lama tidak terlaksana.
“Menyatukan langkah menuju Porprov tentu harus disertai dengan kesatuan hati dan jiwa. Porprov ini adalah impian seluruh masyarakat olahraga Sumbar setelah delapan tahun tidak terlaksana,” ujar Hamdanus.
Ia menambahkan, dukungan terhadap Porprov datang dari berbagai pemangku kepentingan daerah, termasuk pemerintah provinsi dan DPRD, sehingga semakin menguatkan kesiapan pelaksanaan.
“KONI Sumbar selaku pelaksana tentu semakin bersemangat. Apalagi didukung penuh Gubernur, Wakil Gubernur, DPRD, dan insan olahraga. Porprov 2026 adalah simbol kebangkitan olahraga Sumatera Barat,” katanya.
Hamdanus juga menyinggung adanya pihak-pihak yang meragukan pelaksanaan Porprov. Menurutnya, sikap tersebut tidak sejalan dengan semangat membangun olahraga daerah.
“Ada oknum yang mencoba menghalang-halangi dengan alasan yang dicari-cari. Sikap seperti itu jelas tidak mencerminkan semangat kebangkitan,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, hingga kini 16 dari 19 KONI kabupaten dan kota di Sumatera Barat telah menyatakan kesiapan mengikuti Porprov XIV, lengkap dengan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Sejumlah daerah bahkan menyatakan minat menjadi tuan rumah untuk beberapa cabang olahraga.
Ketua KONI Kabupaten Padang Pariaman, Asmadi, menyatakan daerahnya siap mendukung dan menyukseskan Porprov XIV Sumbar 2026. Ia menegaskan jajaran KONI kabupaten dan kota sejalan dengan kebijakan KONI Sumbar.
“KONI daerah tegak lurus dengan KONI Sumbar. Tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan Porprov Juni–Juli ini. Kerinduan akan Porprov yang lama vakum sangat besar,” ujarnya.
Asmadi juga menyebutkan bahwa dari sisi pendanaan tidak terdapat kendala berarti.
“Masalah pendanaan tidak ada persoalan, karena TKD Sumbar sudah dicabut. Padang Pariaman juga sudah menyiapkan atlet dan berjuang menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga,” jelasnya.
Sikap tegas turut disampaikan Ketua Harian Kickboxing Indonesia (KBI) Sumbar, Fazril Ale. Ia menilai Porprov merupakan agenda wajib bagi seluruh cabang olahraga di Sumatera Barat.
“Semua pengurus cabor sepakat Porprov XVI 2026 harus dilaksanakan. Kalau ada yang tidak setuju, patut dipertanyakan kelayakannya duduk di kepengurusan cabor,” tegas Fazril.
Menurutnya, Porprov memiliki peran strategis sebagai ajang evaluasi pembinaan olahraga daerah.
“Porprov adalah ajang evaluasi, bukan hanya untuk atlet, tetapi juga pelatih dan pengurus, untuk melihat sejauh mana hasil latihan dan arah pembinaan ke depan,” katanya.
Mengalunnya Mars Porprov Sumbar di RRI Padang pun menjadi simbol dimulainya kembali denyut alek olahraga terbesar di Ranah Minang, sekaligus penguat tekad bersama menyongsong Porprov Sumbar 2026. (rn/*/pzv)













Komentar