Perhutani Siapkan 20 Juta Lebih Bibit untuk Musim Tanam 2026

Jakarta, RANAHNEWS.com — Perum Perhutani menyiapkan 20.479.182 plances (plc) bibit untuk musim tanam 2026. Bibit tersebut akan ditanam di lahan seluas 26.007,33 hektare yang tersebar di 57 Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) sesuai Rencana Pelaksanaan Tanaman Tahun 2026.

Sebanyak 31 jenis tanaman disiapkan untuk mendukung rencana tersebut. Jenisnya mencakup tanaman kayu kehutanan seperti jati, pinus, mahoni, dan sengon, serta tanaman multiguna atau MPTS dan tanaman konservasi.

Salah satu persiapan dilakukan di KPH Bandung Utara melalui penebaran benih pinus sebagai tahap awal penyemaian bibit. Kegiatan serupa juga digelar di 26 KPH lainnya dengan total benih pinus yang ditebar mencapai 162 kilogram.

Direktur Pengelolaan Perusahaan Umum BP BUMN, Muhammad Khoerur Roziqin, mengatakan penyemaian tersebut menjadi bagian dari upaya Perhutani menjaga kesinambungan pasokan bibit unggul untuk penghijauan. Hal itu disampaikannya pada Jumat (18/9/2026).

Menurut Khoerur, pemilihan jenis tanaman untuk setiap KPH disesuaikan dengan kondisi lahan, iklim setempat, dan sifat ekologis wilayah masing-masing.

Khoerur mengatakan Perhutani sebagai perusahaan umum yang mendapat mandat mengelola hutan negara memiliki tugas memelihara alam sekaligus memastikan hutan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. Persiapan musim tanam, menurutnya, menjadi bagian penting dari tugas tersebut.

Sementara itu, Direktur Operasi Perum Perhutani Wawan Triwibowo menyebut penanaman sebagai salah satu pilar Sustainable Forest Stewardship dalam transformasi Perhutani.

Penanaman diarahkan untuk menjaga daya dukung lingkungan, memperkuat tata air, menyerap emisi karbon, serta menjaga aset hutan perusahaan tetap produktif dari tahun ke tahun.

Wawan mengatakan keberhasilan menjaga fungsi hutan bergantung pada mutu bibit dan ketepatan jadwal tanam. Karena itu, penanaman musim 2026 tidak hanya menjadi kegiatan operasional rutin, tetapi juga bagian dari upaya Perhutani merawat ekosistem hutan.

Dengan menyiapkan lebih dari 20 juta bibit dari 31 jenis tanaman untuk lahan seluas 26.007,33 hektare di 57 KPH, Wawan berharap setiap petak lahan dapat dikelola secara terukur dan berdaya guna.

Hasil pengelolaan tersebut diharapkan memberikan keseimbangan manfaat secara ekologis dan ekonomi bagi masyarakat serta negara. (rn/*/pzv)

Komentar