Pemerintah Kabupaten Solok Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi dan Peluncuran Program Kesehatan Gratis

News216 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Pemerintah Kabupaten Solok turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin (20/01/2025). Rapat ini melibatkan kementerian dan lembaga terkait serta seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Medison, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM drg. Musfir Yones Indra, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian terkait, serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Solok.

Selain membahas strategi pengendalian inflasi tahun 2025, rapat juga menyoroti pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai bagian dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Program ini menjadi salah satu agenda prioritas dalam memperkuat sumber daya manusia melalui peningkatan akses terhadap layanan kesehatan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguatan SDM melalui pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama menuju Indonesia Emas. Salah satu program unggulan dalam upaya ini adalah penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh wilayah Indonesia, guna memetakan kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis merupakan salah satu program terbesar dalam sejarah Indonesia, yang menyasar seluruh lapisan masyarakat dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. Ia mengakui bahwa program ini sangat kompleks dan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Program ini menjangkau seluruh rakyat Indonesia, dari bayi baru lahir sampai yang belum wafat. Ini sangat luas dan tidak sederhana dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Menutup rapat, Mendagri menegaskan kepada seluruh TPID agar kembali menggiatkan gerakan menanam sebagai bagian dari pengendalian inflasi daerah. Ia juga menginstruksikan untuk melakukan evaluasi terhadap harga barang di tingkat distributor serta mengintensifkan sosialisasi pendaftaran pedagang melalui aplikasi SIMIRAH (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah), demi memastikan distribusi komoditas berlangsung sesuai ketentuan harga eceran tertinggi. (rn/*/pzv)

Komentar