Pariaman, RANAHNEWS – Bertepatan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78, Pemerintah Kota Pariaman meluncurkan program unggulan “Satu Keluarga Satu Industri Rumah Tangga (IRT)” di Halaman Balai Kota Pariaman, Jumat (29/8/2025). Program ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Wali Kota Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi, Forkopimda, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, perangkat OPD, dan para camat.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberdayakan setiap rumah tangga dengan keterampilan dan dukungan usaha berbasis rumah. Menurutnya, inisiatif tersebut bertujuan membuka lapangan kerja mandiri, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus memanfaatkan potensi lingkungan secara berkelanjutan.
“Dengan fokus pada usaha ramah lingkungan, program ini diharapkan mampu mendorong kreativitas, kemandirian ekonomi keluarga, dan memperkuat jejaring usaha mikro yang saling mendukung,” ujarnya.
Yota menegaskan bahwa program ini juga menyasar pelaku UMKM yang sudah berjalan agar usahanya lebih berkembang. Ia mencontohkan, produk usaha rumahan dapat diarahkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat.
“Kita berupaya mengisi kekurangan yang ada dalam usaha warga agar produk yang dihasilkan bisa dikonsumsi masyarakat dan mendukung kebutuhan MBG,” katanya.
Ia mengakui keterbatasan anggaran menjadi alasan program ini direalisasikan secara bertahap. Untuk tahap awal, bantuan diprioritaskan bagi warga yang tercatat dalam DTSN/DTKS.
“Kemampuan keuangan kita terbatas, jadi tidak semua bisa kita wujudkan hari ini. Tahun ini ditargetkan sekitar 60 pelaku usaha mendapat dukungan, dan semoga berjalan lancar hingga lima tahun ke depan,” ucapnya.
Wali Kota optimistis program ini dapat berdampak luas, tidak hanya pada peningkatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga pada pemberdayaan perempuan yang kerap menjadi penggerak utama industri rumah tangga.
Selain pelatihan, pemerintah menyiapkan berbagai dukungan lain seperti bantuan modal usaha, pendampingan bisnis, program pemasaran digital, pengadaan peralatan produksi, pameran produk, program ramah lingkungan, fasilitasi legalitas, pembentukan koperasi atau kelompok usaha, hingga insentif pajak. (rn/*/pzv)














Komentar