Padang, RANAHNEWS.com – Pemerintah Kota Padang memulai tahapan awal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Padang Selatan. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (11/2/2026).
Maigus menegaskan Musrenbang menjadi mekanisme strategis dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan partisipatif dan terintegrasi dengan siklus penganggaran daerah. Ia menyebut proses penyusunan APBD tahun berikutnya telah dimulai sejak awal tahun berjalan.
“Musrenbang salah satu mekanisme untuk menyusun APBD tahun berikutnya. Karena APBD 2027 itu sudah dimulai prosesnya di awal tahun 2026. Maka mulai dari urun rembuk warga, kemudian hari ini Musrenbang di kecamatan, dan insya Allah setelah ini akan dilanjutkan dengan Musrenbang Kota Padang,” ujarnya.
Ia menyampaikan terdapat sejumlah hal penting yang perlu dicermati dalam Musrenbang, salah satunya evaluasi terhadap program yang telah dan sedang dilaksanakan. Menurut Maigus, evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menjaga kesinambungan kebijakan pembangunan daerah.
Maigus menjelaskan Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Fadly Amran telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memuat visi, delapan misi, serta sembilan program unggulan beserta turunannya.
“Evaluasi terus apa yang sudah dilakukan di 2025, apa yang sudah kita tetapkan untuk 2026 dan tahun-tahun berikutnya. Sehingga ini menjadi program yang berkesinambungan dan berkelanjutan. Ketika lima tahun kepemimpinan Pak Fadly bersama saya sebagai wakil selesai, kita sudah bisa mengukur capaian-capaian yang kita sepakati bersama DPRD di dalam RPJMD,” jelasnya.
Ia menambahkan, visi pembangunan Kota Padang yang mengusung semangat menggerakkan seluruh potensi daerah diharapkan dapat mendorong lahirnya gagasan dan inovasi yang sejalan dengan program unggulan pemerintah kota.
“Melalui Musrenbang ini kita berharap ada gagasan-gagasan untuk percepatan, untuk memberikan layanan yang lebih maksimal, dan berbagai terobosan lainnya. Inilah yang kita minta,” tegas Maigus.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam Musrenbang menjadi kekuatan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih komprehensif, mulai dari peran nini mamak dalam perspektif adat, tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan dari sisi sosial, hingga LPM dalam pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan Musrenbang tersebut turut dihadiri Camat Padang Selatan Wilman Muchtar, Danramil Padang Selatan Mayor Inf Irsyad, Ketua DPC LPM Kecamatan Padang Selatan Akhiruddin, serta unsur masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. (rn/*/pzv)













Komentar