MTQ ke-42 Kota Padang Diikuti 663 Kafilah dari 11 Kecamatan

Padang, RANAHNEWS.com — Sebanyak 663 kafilah dari 11 kecamatan telah terdaftar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kota Padang yang akan digelar 10–14 Oktober 2026. Persiapan pelaksanaan 13 cabang lomba tersebut kini dimatangkan, termasuk kesiapan venue di Kecamatan Koto Tangah selaku tuan rumah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Padang, Zul Asfi Lubis, mengatakan persiapan MTQ terus dilakukan menjelang pelaksanaan. Hingga Selasa (6/10/2026) pukul 14.00 WIB, tercatat 663 kafilah telah terdaftar dari 11 kecamatan.

Menurut Zul Asfi, pelaksanaan MTQ tahun ini dirancang lebih semarak dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang.

Keterlibatan tersebut diarahkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dan pelajar di sekitar venue perlombaan sehingga kemeriahan MTQ dapat dirasakan lebih luas.

“MTQ tahun ini mempertandingkan 13 cabang lomba dengan total hadiah Rp599 juta sekaligus memperebutkan trofi juara umum. Pembukaan digelar 10 Oktober 2026 di Arena Utama MTQ, Lapangan Apeksi Kantor Balai Kota Padang, dan Insyaallah dimeriahkan penampilan Khairat KDI,” kata Zul Asfi.

MTQ ke-42 tingkat Kota Padang mengusung tema “Membumikan Alquran, Menguatkan Smart Surau Menuju Padang Maju dan Sejahtera”.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang, menegaskan MTQ tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.

“Insyaallah tanggal 10 Oktober kita akan melaksanakan pembukaan MTQ Nasional ke-42 tingkat Kota Padang dan berlangsung sampai tanggal 14 Oktober. Kita berharap syiar Alquran semakin terasa dan seluruh elemen masyarakat ikut terlibat,” ujar Maigus.

Ia mengatakan MTQ harus memberikan dampak terhadap penguatan Program Unggulan (Progul) Smart Surau. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan semakin mendekatkan anak-anak dan masyarakat dengan Alquran serta mendorong penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi bagaimana memberikan dampak dan menguatkan Progul Smart Surau. Kita berharap anak-anak dan masyarakat semakin dekat dengan Alquran dan nilai-nilainya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Maigus juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat agar kemeriahan MTQ tidak hanya berlangsung di lokasi perlombaan, tetapi menyebar ke seluruh wilayah Kota Padang.

Para peserta yang tampil, kata dia, merupakan putra-putri terbaik di bidangnya. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, memahami, dan mengamalkan Alquran.

Ia meminta seluruh persiapan teknis dimatangkan, mulai dari panggung utama, venue perlombaan, dewan hakim hingga seluruh unsur pendukung. Pelaksanaan MTQ diharapkan berlangsung tertib, berkualitas, lancar, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Selain pelaksanaan tahun ini, Maigus menempatkan MTQ ke-42 sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menyiapkan kafilah terbaik Kota Padang menghadapi MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 2027.

“MTQ Kota Padang menjadi momentum penting untuk melahirkan kafilah terbaik menuju MTQ Sumbar 2027. Karena itu, persiapan dan seleksi berbasis kualitas harus dimatangkan sejak sekarang, terutama pada cabang lomba yang masih membutuhkan penguatan,” katanya.

Setiap kecamatan diminta mulai memetakan peserta potensial dan melakukan seleksi berbasis kualitas, terutama pada cabang lomba yang masih membutuhkan penguatan. (rn/*/pzv)

Komentar