Len Industri Kirim PLTS Portable untuk Pulihkan Kelistrikan Sumatera

News78 Dilihat

Bandung, RANAHNEWS — PT Len Industri (Persero) mengirimkan 10 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) portable untuk membantu menembus isolasi kelistrikan di wilayah bencana di Sumatera. Pengiriman dilakukan menggunakan kapal perang KRI Surabaya-591 agar perangkat dapat mencapai lokasi yang terputus jalur darat.

Sepuluh paket PLTS portable berkapasitas 100 Watt dan 200 Watt itu diserahkan kepada Kementerian Pertahanan RI yang diwakili Letkol Erya Rahman Hakim di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Direktur Utama PT Len Industri, Joga Dharma Setiawan, menyatakan bahwa langkah ini merupakan respons terhadap kondisi kritis jaringan kelistrikan di sejumlah titik bencana yang belum pulih. Menurutnya, keterbatasan pasokan listrik menghambat operasional tanggap darurat di lapangan.

“Pengiriman PLTS portable ini tidak hanya merupakan respons cepat kami terhadap kondisi kelistrikan di wilayah bencana yang hingga kini belum sepenuhnya pulih, tetapi juga merupakan perwujudan dari kompetensi inti perusahaan dalam menyediakan solusi energi yang andal dan berkelanjutan,” ujar Joga.

Perangkat PLTS yang dikirimkan dirancang untuk medan berat (off-grid) dan menggunakan baterai LiFePO4 yang memiliki stabilitas tinggi serta umur pakai panjang. Panel surya memungkinkan pengisian daya tanpa bergantung pada jaringan PLN yang terputus.

Dengan keluaran daya AC, DC, hingga USB, perangkat ini diproyeksikan mendukung penerangan dasar posko, alat komunikasi, dan peralatan elektronik medis dalam situasi darurat. Melalui sinergi dengan TNI AL, perangkat dapat menjangkau area yang sulit diakses.

Joga menegaskan bahwa PT Len Industri, sebagai perusahaan teknologi nasional yang berfokus pada ketahanan energi, terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap keberadaan PLTS portable di lokasi terdampak dapat membantu memastikan keberlangsungan layanan penting, mendukung mobilisasi tim tanggap darurat, dan mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan,” ujarnya. (rn/*/pzv)

Komentar