Padang, RANAHNEWS — Di tengah bencana hidrometeorologi yang belum mereda, Pemerintah Kota Padang mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan kedaruratan masyarakat. Upaya ini ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat mendampingi kunjungan Menteri Kesehatan RI di Kecamatan Koto Tangah pada Jumat (28/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Fadly menekankan bahwa penanganan bencana kali ini membutuhkan kesiapan yang lebih besar karena karakter bencana yang berlapis dan berlangsung dalam waktu lama.
“Pemko Padang all out. Karena bencana kali ini berbeda dengan sebelumnya. Bencana hidrometeorologi ini berlapis, sehingga endurance kita pada masa tanggap darurat ini sangat diuji,” ujar Fadly Amran.
Ia menjelaskan bahwa seluruh sarana dan prasarana milik Pemko Padang telah dikerahkan untuk membantu penanggulangan kondisi kedaruratan di berbagai wilayah.
“Sebanyak 26 ambulans Dinas Kesehatan, belum termasuk milik swasta, serta 24 puskesmas, 51 pustu, dan 94 dokter beroperasi maksimal. Selain itu, ada lima ekskavator dari Kota Padang, provinsi, dan pihak swasta yang turun ke lokasi-lokasi yang membutuhkan,” tutur Fadly Amran.
Menutup penjelasannya, Fadly mengajak masyarakat untuk terus memanjatkan doa agar Kota Padang segera terbebas dari bencana dan dijauhkan dari kejadian serupa di masa mendatang.
“Di atas semua upaya kita, tetap Allah SWT yang memudahkan. Mari kita selalu berdoa agar bencana diangkat dari Kota Padang dan dijauhkan dari bencana lainnya,” ucapnya. (rn/*/pzv)












Komentar