Jakarta, RANAHNEWS.com — Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan kualitas pelayanan publik harus menjadi tolok ukur utama kinerja direksi badan usaha milik negara (BUMN), tidak hanya pencapaian finansial. Penegasan itu disampaikan dalam ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
“Parameter bagi seluruh direksi BUMN bagi saya adalah seberapa besar mereka mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik, tidak hanya finansial,” tegas Dony.
Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi faktor penting untuk memenangkan persaingan bisnis sekaligus menjaga keberlanjutan perusahaan. BUMN dituntut memberikan layanan terbaik agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga di tengah persaingan yang semakin ketat.
“Orang yang memenangkan persaingan adalah orang yang memberikan pelayanan yang baik,” kata Dony.
Ia mengingatkan, perubahan lingkungan bisnis membuat BUMN tidak bisa lagi mengandalkan pola kerja lama. Pelayanan harus terus ditingkatkan agar perusahaan mampu mempertahankan daya saing dan keberlangsungan usahanya.
“Kita tidak lagi hidup di zaman 20 tahun yang lalu, ketika kita tidak memiliki kompetitor. Kita tidak bisa main-main dengan pelayanan,” ujarnya.
Dony menegaskan, direksi BUMN perlu menjadikan pelayanan sebagai bagian penting dari strategi perusahaan. Orientasi bisnis tidak cukup hanya berfokus pada pencapaian finansial, tetapi juga harus memperhatikan pengalaman masyarakat saat menggunakan layanan BUMN.
Sejalan dengan arahan tersebut, BP BUMN bersama Danantara Indonesia terus memperkuat standar pelayanan dan budaya kerja yang berorientasi pada pelanggan. Upaya ini sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati.
Melalui Danantara Indonesia CX100 Award 2026, Danantara mendorong peningkatan kualitas pelayanan di seluruh sektor BUMN. Penilaian penghargaan tersebut menggunakan tiga indikator utama, yakni Effectiveness atau ketepatan layanan, Ease atau kemudahan layanan, dan Emotion atau kenyamanan pelanggan.
CX100 Award 2026 mencakup kategori Grand Champion, delapan Sector Champions, serta peringkat Top 100 BUMN. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meraih penghargaan Grand Champion.
Dony menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar ajang menentukan pemenang, melainkan sarana membangun pola pikir yang menempatkan pelayanan sebagai kunci keberlanjutan perusahaan.
“Jangan melihat siapa menang dan siapa kalah. Paling penting adalah membangun pola pikir bahwa pelayanan menjadi kunci untuk membuat perusahaan kita berkelanjutan ke depannya,” ungkapnya.
Ia berharap CX100 Award mendorong seluruh BUMN terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, terutama masyarakat sebagai pengguna layanan.
“Kita punya komitmen yang sama untuk melakukan transformasi di sisi pelayanan yang dilakukan oleh BUMN kita. Ini adalah bentuk kontribusi kita kepada bangsa,” tutup Dony.
Melalui sinergi BP BUMN dan Danantara Indonesia, transformasi pelayanan diharapkan memperkuat daya saing perusahaan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (rn/*/pzv)













Komentar